Jakarta, Saat hamil, tidak sedikit calon ibu yang
kesulitan mengontrol kandung kemihnya. Ada yang sebentar-sebentar ingin
buang air kecil alias beser, ada pula yang tidak kuat menahan hingga
akhirnya mengompol saat bersin, batuk atau bahkan tertawa.
Beser
dan inkontinensia (tidak bisa menahan hasrat buang air kecil) sering
dialami wanita yang sedang hamil. Kontrol kandung kemih yang buruk
adalah hasil dari tekanan pada kandung kemih selama kehamilan, yang
membuat tempat penyimpanan urine menjadi lebih kecil dan semakin sulit
untuk menghentikan alirannya, yang berakibat beser atau bahkan
mengompol.
Kandung kemih terlalu aktif adalah salah satu alasan
utama di balik inkontinensia urine selama kehamilan. Dengan demikian,
perempuan perlu buang air kecil lebih dari biasanya karena kandung kemih
kejang tak terkendali.
Proses persalinan pun dapat melemahkan
otot-otot dasar panggul, yang pada gilirannya membuat kandung kemih
menjadi lebih aktif. Melahirkan dapat berkontribusi untuk masalah
kandung kemih, jika:
1. Ada kerusakan pada saraf yang mengendalikan kandung kemih
2. Uretra dan kandung kemih bergeser selama kehamilan
3. Karena episiotomi, yakni prosedur bedah yang memungkinkan janin untuk keluar lebih mudah.
Jika
Anda mengalami beser, inkontinensia urine dan masalah kandung kemih
lainnya selama kehamilan, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, seperti
dilansir Onlymyhealth, Minggu (7/7/2013):
1.
Mempraktikkan latihan kegel setiap hari. Para ahli kesehatan
merekomendasikan tiga set latihan masing-masing 15 gerakan dalam sehari.
2.
Aktivitas fisik adalah suatu keharusan. Tanyakan kepada dokter Anda
tentang bagaimana harus melakukan olahraga selama kehamilan. Manajemen
berat badan dapat mengambil tekanan dari kandung kemih selama kehamilan.
3.
Anda dapat menyilangkan kaki ketika merasa perlu untuk batuk atau
bersin guna mencegah kebocoran urine atau ngompol. Hal yang sama harus
dilakukan bila Anda akan mengangkat sesuatu yang berat.
4. Metode
perilaku seperti berkemih pada waktunya dan pelatihan kandung kemih
membantu mengobati inkontinensia selama dan setelah kehamilan.
5.
Buatlah kebiasaan untuk minum setidaknya delapan gelas cairan setiap
hari. Jika Anda mengurangi air untuk mengontrol kencing, itu hanya
membuat Anda rentan terhadap infeksi saluran kemih dan dehidrasi.
6.
Hindari makanan dan minuman yang dapat mengiritasi kandung kemih dan
membuatnya sulit untuk mengontrol kebocoran kemih, seperti kopi, minuman
ringan dan alkohol.
7. Anda dapat menggunakan pembalut yang menyerap bocor urine.
Jangan Lupa Kunjungi Toko Online Kami Disini
Home » Pencegahaan » Ini dia penyebab Ibu Hamil sering Beser
Ini dia penyebab Ibu Hamil sering Beser
Diposting oleh AliefTips on Senin, 08 Juli 2013
Label:
Info kesehatan,
Kesehatan,
Pencegahaan



.gif)




.gif)

.gif)

{ 0 komentar... read them below or add one }
Posting Komentar
Tinggalkan Lah secarik komentar Sobat karna hal itu dapat membangun kami agar dapat memberikan Suguhan Artikel yang lebih baik lagi